Kabar Pesantren
Karangharjo, 25 Juni 2025 Pesantren Bahrul Ulum Karangharjo menggelar acara Haflatunnajah bagi 140 santri yang telah menyelesaikan pendidikannya. Santri-santri yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak, Madrasah Tsanawiyah, hingga Madrasah Aliyah. Acara yang digelar dengan khidmat dan penuh makna ini tak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menjadi penguatan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama berada di pesantren.
Dalam sambutannya, KH. Hodri Ariev pengasuh
Pesantren Bahrul Ulum menyampaikan harapan dan pesan. Beliau mengawali dengan
ungkapan kegelisahan yang selama ini selalu menyertai langkahnya dalam membina
santri.
“Saya selalu khawatir,
bukan karena kalian kurang cerdas atau kurang terampil. Tapi saya khawatir
apakah kalian akan tetap istiqamah dalam menjaga perilaku baik setelah keluar
dari lingkungan pesantren,” ungkapnya dengan nada penuh
perhatian.
Menurutnya, menjaga akhlak yang baik ketika
berada dalam kondisi normal adalah hal yang mudah. Namun tantangan sebenarnya
justru muncul ketika seseorang berada dalam kondisi sulit, tidak menguntungkan,
atau berada di luar sistem yang mendukung kebaikan.
“Itulah mengapa saya
selalu keras dalam mendidik kedisiplinan kalian dalam berjamaah, dalam belajar,
dalam bersikap,” lanjut beliau. “Karena saya ingin kalian kuat
menghadapi tantangan di luar sana, dan tidak mudah tergelincir hanya karena
situasi tidak sesuai harapan.”
KH. Hodri Ariev menegaskan bahwa setiap santri
harus memegang prinsip dasar: menyelesaikan kewajiban kepada Allah sebagai
prioritas utama dalam hidup. Tanpa landasan spiritual yang kuat, seseorang akan
mudah kehilangan arah di tengah gelombang kehidupan yang kompleks.
Beliau juga mengajak para wali santri untuk
terus menjadi pendamping spiritual bagi anak-anak mereka. “Kami berpesan kepada wali santri, jangan lepaskan anak-anak kalian
begitu saja setelah lulus. Ajak mereka untuk istiqamah dalam beribadah, tuntun
mereka agar tetap dekat kepada Allah,” pesannya dengan suara
bergetar.
Lebih lanjut, KH. Hodri Ariev mengingatkan
kepada santri lulusan Madrasah Aliyah bahwa berakhirnya masa nyantri bukan
berarti berakhirnya identitas sebagai santri. “Berhenti
nyantri boleh, tapi jangan pernah berhenti menjadi santri. Ketika kalian
kehilangan jati diri sebagai santri, kalian akan kehilangan pegangan untuk
berbuat kebaikan,” tegasnya.
KH. Hodri Ariev juga menekankan bahwa kehidupan pasca pesantren akan
menuntut berbagai kecakapan yang selama ini sudah diperkenalkan di lingkungan
madrasah dan pesantren. Di luar kewajiban kepada Allah, santri juga harus
membekali diri dengan:
1.
Kemampuan mengelola waktu secara efektif,
2.
Pola pikir rasional dan kritis,
3.
Kemampuan public
speaking,
4. Kemampuan
bekerja sama dengan orang lain, dan
5.
Pengetahuan yang luas dan mendalam.
Sebagai penutup, KH. Hodri Ariev kembali menegaskan bahwa proses belajar
tidak boleh berhenti hanya karena ijazah telah didapat. “Selamat, kalian telah menyelesaikan pendidikan di pesantren ini. Tapi
ingat, jangan pernah berhenti belajar.” pungkas
beliau.
Dalam sesi sambutan lain, Ibu Aisiyah Ariev mewakili Kepala Madaris Bahrul
Ulum memberikan pesan yang menyentuh kepada para santri. Ia mengingatkan agar
para santri tidak takut dengan keterbatasan finansial dalam melanjutkan
pendidikan.
“Jangan takut karena
keterbatasan keuangan saat belajar. Tapi takutlah jika keinginan untuk terus
belajar mulai meredup,” ujarnya dengan penuh empati.
Menurutnya, semangat belajar seumur hidup adalah kunci untuk hidup dengan baik
dan benar.
Tasyakuran ini ditutup dengan pembacaan doa, pembagian cinderamata, serta tangisan haru para santri yang harus meninggalkan tempat mereka tumbuh, belajar, dan ditempa selama bertahun-tahun. Sebuah awal baru telah terbuka, dan Pesantren Bahrul Ulum kembali melepas kader-kadernya untuk membawa nilai-nilai pesantren ke tengah masyarakat.
Jember, 21 Juli 2024; Tahun Pendidikan 2024-2025 Pesantren Bahrul Ulum mencanangkan program “Bahrul Ulum Menuju Pesantren Hybrid”. Pilihan ini didasarkan pada beberapa pertimbangan penting. Per
Load More
Karangharjo - Semangat persaudaraan dan sinergi dakwah antar pesantren kembali diteguhkan melalui kegiatan Jalan Sehat Persaudaraan yang digelar oleh Pesantren Bahrul Ulum, Karangharjo, Silo, Jembe
Load More
Hari ini, 20 Juli 2024 jam 13:00 waktu setempat diselenggarakan Temu Alumni Pesantren Bahrul Ulum, acara ini termasuk dalam seragkaian acara Haflatul Imtihan Pesantren Bahrul Ulum 2024 berlangsung den
Load More
Karangharjo, 16 September 2024 - Pesantren Bahrul Ulum kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sarana pendidikan dan ibadah dengan dimulainya pembangunan mushalla dan perpustakaan digital.
Load More
Karangharjo, 8 September 2024 - Dalam upaya mewujudkan program Pesantren Hybrid, Pesantren Bahrul Ulum terus melakukan peningkatan kualitas medianya dengan mengirimkan dua santri, Muhammad Zainul Aziz
Load More