Kabar Pesantren
Karangharjo, 24 November 2024 - Pesantren Bahrul Ulum menjadi saksi antusiasme luar biasa para santri dan masyarakat dalam acara Kulliyah Diniyah dan Ijazah Ammah oleh Dr. (HC) KH. Zulfa Mustofa, Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Keagamaan Beliau. Merupakan Ulama muda yang sangat produktif, beliau menulis kitab seperti al-Fatwa wa Ma La Yanbaghi Li al-Mutafaqqih Jahluhu dan kitab Diqqat al Qonnas fi Fahmi Kalam al-Imam al-Syafi'i.
Pengasuh Pesantren Bahrul Ulum, KH. Hodri Ariev, dalam
sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas
kehadiran KH. Zulfa Mustofa. “Kami merasa terhormat dengan kehadiran beliau
yang telah menempuh perjalanan jauh untuk berbagi ilmu dan ijazah di sini.
Mengundang tokoh-tokoh besar ke pesantren ini adalah bagian dari ikhtiar kita dalam
membangun kualitas pesantren, memberikan motivasi kepada santri, dan memperluas
wawasan mereka,” ujarnya.
KH. Hodri Ariev juga mengemukakan bahwa acara ini merupakan
bagian dari komitmen Bahrul Ulum yang tidak hanya fokus pada pendidikan santri,
tetapi juga memberikan manfaat kepada masyarakat luas. "Setelah
mencanangkan diri sebagai pesantren hybrid, kita akan terus berupaya
menghadirkan kegiatan-kegiatan penting dan berkualitas, relevan, dan
inspiratif," tambahnya.
Dalam ceramahnya, KH. Zulfa Mustofa menyampaikan pentingnya
tradisi sanad dalam Islam, khususnya bagi warga Nahdlatul Ulama. Beliau
mengutip pernyataan Gus Dur yang menyebut bahwa tradisi bersanad telah dimulai
ulama Indonesia sejak abad ke-13. “Sanad adalah mata rantai ilmu yang menjadi
jaminan otentisitas dan keberkahan. Tanpa sanad, ilmu kita kehilangan akar dan
arah,” tegas KH. Zulfa.
Beliau juga mengajak para ulama dan santri untuk menjaga dan
merawat sanad keilmuan sebagai amanah yang harus diteruskan kepada generasi
mendatang. “Merawat sanad bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga memastikan
bahwa ilmu yang kita pelajari tetap sahih dan penuh keberkahan,” tambahnya.
Sebagai bagian dari acara ini, KH. Zulfa Mustofa memberikan
ijazah beberapa hadits musalsal yang sangat berharga, di antaranya Musalsal
bil Awwaliyah dan Musalsal bil Mushafahah. Para hadirin yang terdiri dari
para alumni dan masyarakat umum serta para santri terlihat sangat antusias
mengikuti prosesi ini, yang menjadi momen langka dan bersejarah di Pesantren
Bahrul Ulum.
Ketua panitia Bapak Baihaqi Gazali menyebutkan bahwa
membludaknya peserta menjadi kejutan besar, mengingat persiapan yang dilakukan
hanya dalam waktu yang sangat singkat. “Kami hanya punya waktu dua hari untuk
mempersiapkan segalanya. Tetapi dengan dukungan semua pihak, acara ini berhasil
berlangsung lancar,” ujarnya.
Kesuksesan Kulliyah Diniyah dan Ijazah Ammah ini menjadi
bukti nyata bahwa Pesantren Bahrul Ulum terus mengukuhkan diri sebagai pusat
keilmuan Islam yang dinamis dan inspiratif. Acara ini diharapkan dapat menjadi
motivasi bagi para santri untuk terus menuntut ilmu dan menjaga tradisi
keilmuan Islam. Pengasuh juga menyampaikan terima kasih yang tiada terhingga
atas dukungan semua pihak, baik panitia pelaksana yang terdiri dari para guru
maupun para tetangga yang tergabung dalam Pokmas Krajan, yang telah membuat kegiatan ini terlaksana nyaris sempurna.
Jember, 21 Juli 2024; Tahun Pendidikan 2024-2025 Pesantren Bahrul Ulum mencanangkan program “Bahrul Ulum Menuju Pesantren Hybrid”. Pilihan ini didasarkan pada beberapa pertimbangan penting. Per
Load More
Karangharjo - Semangat persaudaraan dan sinergi dakwah antar pesantren kembali diteguhkan melalui kegiatan Jalan Sehat Persaudaraan yang digelar oleh Pesantren Bahrul Ulum, Karangharjo, Silo, Jembe
Load More
Hari ini, 20 Juli 2024 jam 13:00 waktu setempat diselenggarakan Temu Alumni Pesantren Bahrul Ulum, acara ini termasuk dalam seragkaian acara Haflatul Imtihan Pesantren Bahrul Ulum 2024 berlangsung den
Load More
Karangharjo, 16 September 2024 - Pesantren Bahrul Ulum kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sarana pendidikan dan ibadah dengan dimulainya pembangunan mushalla dan perpustakaan digital.
Load More
Karangharjo, 8 September 2024 - Dalam upaya mewujudkan program Pesantren Hybrid, Pesantren Bahrul Ulum terus melakukan peningkatan kualitas medianya dengan mengirimkan dua santri, Muhammad Zainul Aziz
Load More